Showing posts with label Panjang lebar. Show all posts
Showing posts with label Panjang lebar. Show all posts

Monday, May 13, 2013

PICK UP, yourself.


After you left, I’m always sad
No matter how sad I am, the sadness is not enough
I look for a place to hurt and hide
In front of my dark house, in my stopped car, in front of your house
A life without love is like poverty, the only thing remaining is an empty room
You and I, we’re like day and night, which cannot be together
The only thing we split and shared is longing
You get drunk one night, come to me and fuss that you’re gonna sleep with me
You touch my happy trail and say that you wanna lay down in my arms
You ask me why I’m always so busy and silently cry
You say didn’t mean it and that you always believe me
You and everything of you that always protected me
Has now become longing

Alone between narrow streets in tears
In case someone sees, I secretly shed tears
I try so hard not to become weak
My tears

Sit alone on the stairs in front of my house in tears
In case you find out, I secretly shed tears
I try so hard not to become weak
My tears

We have bad attachments rather than good attachments.
We fight all the time and go for days without seeing each other
But we wanted each other so much
Because we loved each other, because we couldn’t live without each other
The freckles on your body, the food you can’t eat
When we kiss and made up after fighting
When we tightly held hands while driving
I remember all of those things
Even if you’re not next to me for a moment, I get nervous
After letting you go, I easily get blank
I hate the changing world
I forcefully take out your memories
Your name, face, laughter, scent
There are so many memories you gave to me
There is so much soul that you left to me
They come to life and find to me
I crush them all with the word, love



Tuesday, April 30, 2013

Ironik .

Bismillah , dengan kuasa Ilahi yang memberi kekuatan dan ilmu segala di dunia dan di akhirat kelak . Topik kita hari ni simple . Mulut .

Yes , exactly . Allah kasi 1 mulut 2 telinga . Agar kita lebih mendengar dari berkata-kata . Hakikatnya lebih kepada positifnya konsep ni sebab dulu aku telah menggunakan nikmat mulut sepincang dengan nikmat telinga sepasang . Tapi apakan daya . Allah Maha Mengetahui , sudah la hati ni kecamuk . Dengan mulut manusia pasca moden masa kini yang tidak punya batasan . Kadang kala aku kalah dan akhirnya , aku mengiyakan apa jua mulut mereka berkata . Sedar aku satu hari nanti , telinga ini pasti lali dengan segala yang keluar dari mulut mereka .

Ada pula satu mulut yang tidak mengucapkan satu bait perkataan maaf , ada pula mulut yang hanya zahir mengatakan ucapan sayang tapi hakikatnya bisu pada hati . Mereka yang melemparkan kata kata kesat supaya puas nafsu serakah hati tika syaitan kuasai diri . Indah kan dunia ? Siapa kata tak indah , hidup ni kita gunakan nikmat Allah dalam konsep suka hati kita . Lagi bila iman ni tak tetap kejap tinggi macam gunung . Kejap cetek dalam dasar laut sana .

Mulut yang penuh makna bila mereka tetap teguh utuh beri aku semangat setelah telingan puas mendengar kata maki hamun penipuan mereka yang tetap mereka tegakkan sedangkan hati mereka telah lama mati . Ini lumrah alam , tutur segala kata manis bila kau sayang . Tinggal bila kau bosan dan akhirnya mulut kau tagih kata maaf terhegeh konon tebus masa lalu kau yang dah lama berkubur . Ironik sungguh .

Lebih pahit bila mulut yang aku sayang serupa longkang penuh dengan sampah lempar kata kata yang tak pernah aku bayangkan dengan penuh rasa bangga . Sedih bukan , masalah sekarang ni bukan aku nak usung rasa tagih simpati sana sini . Cuma aku nak sampaikan , bahawasanya . Mulut adalah senjata pali effektif efisyen tajam dan pasti nya pasti kau tertusuk .

Kenapa perlu datang kalau pada hakikatnya kau sendiri yang meninggalkan .

Pathetic .

Blah dulu , moga mulut kau bukan durjana manis gula kapas tapi limau masam aku campak longkang .

Sunday, March 3, 2013

Budak mentah kayak aku .

Bismillah , kita terus kat ape yang aku nak cerita eh . Malas nak intro . Think guys think ! 

Keseimbangan yang perlu ada pada setiap insan yang punya otak yang bisa memikir baik buruk sesuatu itu atas dasar logik dek akal dan rasa yang kau pasti datangnya dari hati , ia dinamakan instinct . Manakali bagi mereka yang keputusannya tidak logik dek akal dek kerana ikutkan hati hanya punya 2 perkara yang mengaitkan , sama ada mereka dalam percintaan ataupun dalam penilaian . Aku bukan yang pertama dan mungkin dalam golongan yang kedua . Yang masih mencari keseimbangan dalam diri aku , yang masih belum tentu hala tuju , yang masih aku belum corakkan kain putih aku dek kerana aku masih dalam golongan mereka yang RAGU-RAGU .

Melankolik sungguh hidup yang belum punya keseimbangan ni , well . I lied .

 Kain kafan pun dah tunggu aku kat sana , cuma masa yang menentukan . Seimbang ke idak , aku tak dapat nak ukur kat sini , mungkin sebab keseimbangan itu sendiri punya makna yang subjektif dalam aspek yang pelbagai . Lelaki dan perempuan , duit dan nafsu , pahala dan dosa , iman atau jahil , hitam atau putih umahupun gelap dan terang . Itu semua punya keseimbangan yang tersendiri yang aku rasa bukan mudah untuk aku interpret dalam pemahaman aku . Yang boleh aku conclude kan kat sini , macam mana nak cari keseimbangan itu , adalah dengan kau menyerahkan segalanya pada Dia . Eh ! Kat sini bukan aku kata "serahkan" itu dengan kau enggan berusaha dan hanya serahkan pada takdir . Dan bila takdir membawa kau dalam satu situasi yang kau sendiri tidak mampu hadapi dan kau mula menyalahkan takdir . Bukan begitu ! Menyerahkan kat sini . . . taknak la usaha doa tawakal . Itu memang betul cuma nyaaa , aku rasa . Lebih kompleks kalau aku kata menyerah ni macam kau ikut kata hati kau and logik dek akal yang dalam masa yang sama kau tahu Allah itu akan berikan yang terbaik buat diri kau . Mudah kan :) . 

Balancing bukan macam dalam account yang kau belajar kalau dah sama rata , go to the next question . You wish ! Balancing kat sini maybe bila kau RASA kau dah balance and kau still improve diri kau buat something better than that . Everyone have their own perspective , and aku . The type of person yang memang lah degil kerana dek logik akal aku yang kononnya aku jelaaaa yang betul and sangatlah ikut instinct aku bila aku rasa itu yang terbaik . Itu namanya otak serta saraf saraf hati aku ni berfungsi dengan baik . Wink wink ;) .

Hey! Jangan close tab dulu , ada benda aku nak cerita . Ini life weh life !

Next kita try chapter baru , "second chance" . Do you believe in that ? Well , i do believe but sometimes i don't . Kenapa ade sometimes kan ? Aku try ber-monolog dengan Rahmah . Hewhew , and aku rasa aku ada jawapan nyaaa . Why not kita kasi negative negative dulu , yelah . Malaysian kan suka pikir yang negative dulu rather than posititve yang tentunya baik kan . So , buruknya disini second chance tu MUNGKIN sebab orang dah kasi first chance lepas tu kau tak hargai ! Manusia jenis ape kau ni der ?! Well , benda ni boleh jadi dalam banyak perkara . Tapi biasalah bebudak remaja zaman moden berteraskan ilmu agama yang semakin luntur . Banyak sangat dah perkara macam tu jadi , banyak sangat kisah kisah yang tak perlu aku cerita , korang boleh dengan kat tv (bagi mereka yang tgok tv) , korang boleh baca kat surat khabar (bagi mereka yang beli la) and sekarang zaman teknologi der ! Semua bukan takat hujung jari , tapi semua nya boleh dari taik mata ! Lihat sekeliling hoi , takpun korang pi tanya Uncle Google yang lagi bnyk information dari aku . 

Peluang kedua tu buruknya sebab kau toleh kebelakang pandang masa lalu kau yang tak berapa nak indah tu kadang kadang , banyak kau habiskan buat benda tak manfaat (macam aku) . Lagi la sekarang ni , manusia mana reti nak hargai peluang pertama ke kedua ke ketiga ke berapa pun la . Take for granted sangat sekarang ni , mana nampak rembat . Bukan nak pikir guna akal tanya kat hati , main sebat je semua . Itu laaaa mungkin buruknya (bagi aku la) . 

Manusia ade cara memikir yg tersendiri kan .

Oh before aku terlepas pandang and terlepas pikir dan tulis , positif nya second chance ni sebab kita boleh improve mana yang kurang . Totally agree kan kan kan ?! *sep tangan* 

Cuba kau banyangkan , kau masuk tandingan nyanyi nyanyi , ade 2 3 stage yang kau kena lepas . Then bila dah lepas 2nd stage kau go on to the next door which is 3rd stage . Lepas tu kau tak lepas pulak kan , tapi brother macho blkg korang lepas dengan 3 bintang . HAHA , then tiba tiba , penerbit announce , akan ade second try !! *senyum kambing* . So , kau nak nyayi macam 2nd stage tadi ke or kau improve skill nyanyian kau ? For sure kau improve kan , so kau boleh la terpilih to the next chapter of the audition . Itu kira second chance la tu , setiap orang DESERVE peluang kedua . Cuma cara dia menghargai peluang itu atau tak je , kau tak boleh nak paksa . Kadang kadang dorang pun bengap jugak , lagi lagi budak budak yang baru nak UP tu . Sekadar kejar hot dalam laman soSIAL ni . 

Biarkan mereka , mereka tidak tahu . 

Ape kata aku continue lagi dalam next entri . Macam dah panjang sangat je aku bebel kat sini . Letih nak naip nye ni . Naik pinar pinar biji mata aku , saraf saraf aku pun makin laju neuron neuron tu pegi . So , sleep well readers ! Assalamualaikum .